![]() |
| Pembangunan tersebut merupakan realisasi Dana Desa tahap II tahun 2025. | Foto : Pemdes Sinar Dewa |
HPC, PALI - Warga Dusun 2 Desa Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kini bisa bernapas lega. Harapan para petani untuk memiliki akses jalan yang layak menuju areal perkebunan akhirnya mulai terwujud melalui pembangunan jalan cor beton oleh pemerintah desa.
Pembangunan tersebut merupakan realisasi Dana Desa tahap II tahun 2025. Jalan yang dibangun berupa rabat beton sepanjang 328 meter dengan lebar 2 meter, menghubungkan permukiman warga dengan kawasan perkebunan.
Program ini telah direncanakan sejak 2024 melalui musyawarah desa, menyusul keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang kerap rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Hingga saat ini, progres pembangunan jalan rabat beton tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dan terus dikebut agar dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Menariknya, pengerjaan jalan ini sepenuhnya melibatkan tenaga kerja lokal. Selain mempercepat pembangunan, langkah ini juga bertujuan memberdayakan masyarakat setempat serta membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa Sinar Dewa.
Kepala Desa Sinar Dewa, Bambang Wibowo, mengaku bersyukur pembangunan jalan tersebut dapat terlaksana tahun ini.
“Alhamdulillah, permintaan masyarakat untuk pengecoran jalan yang juga berfungsi sebagai jalan lingkar desa di Dusun 2 akhirnya bisa kita realisasikan,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan jalan ini dapat mempermudah aktivitas warga menuju kebun sekaligus meningkatkan produktivitas para petani. Bambang juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan karena jalan tersebut akan digunakan langsung oleh masyarakat.
“Karena dikerjakan oleh warga sendiri, kami harap pengerjaannya dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak asal-asalan,” tegasnya.
Diakui Bambang, proses pembangunan sempat terkendala cuaca. Curah hujan yang tinggi membuat pengangkutan material terhambat dan beberapa bagian coran sempat terkelupas akibat hujan turun sebelum beton mengering sempurna. Namun ia memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan mutu pekerjaan yang buruk.
“Itu murni faktor cuaca. Semua bagian yang terdampak hujan akan kami perbaiki kembali,” katanya.
Sementara itu, Hermanto, warga Dusun 2, mengapresiasi respons cepat pemerintah desa. Ia menyebut pembangunan jalan tersebut sangat membantu aktivitas petani.
“Kami berterima kasih kepada Pak Kades yang sudah mendengar keluhan kami. Dengan jalan yang sudah dicor ini, kami tidak lagi kesulitan menuju kebun, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

