Iklan

Latest Post

Redaksi HITS PALI
Selasa, Januari 13, 2026, 00:44 WIB
Last Updated 2026-01-12T17:44:00Z
Dinas Koperasi dan UKME-MagazineTrending

Menjahit Fondasi Ekonomi PALI: Jejak Kerja Dinkop UKM Sepanjang 2025



PALI, HPC - Sepanjang 2025, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menunjukkan arah kerja yang konsisten: memperkuat ekonomi rakyat dari hulu ke hilir. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Raden Abdurrohman, rangkaian program digerakkan tidak hanya untuk mengejar serapan anggaran, tetapi membangun fondasi usaha kecil, koperasi, dan wirausaha muda yang lebih berdaya saing.


Fokus utama dinas ini terlihat pada peningkatan kualitas pelaku usaha mikro, terutama di sektor pangan. Pengusaha katering, rumah makan, warung makan, hingga pedagang kaki lima mendapatkan pendampingan peningkatan kapasitas hygiene dan sanitasi. Program ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan fasilitasi sertifikasi halal, sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus menjamin kepercayaan konsumen.


Pendekatan serupa diterapkan pada pelaku usaha tempe di Kelurahan Talang Ubi Selatan. Selain penguatan hygiene dan sanitasi, mereka juga dibekali pemahaman manajemen keuangan agar usaha tradisional mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.


Di sektor kelembagaan ekonomi desa, Dinkop UKM PALI mencatat langkah signifikan melalui pembentukan 71 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari agenda 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati PALI, ditandai dengan launching OVOP (One Village One Product) serta ground breaking Gerai Kopdes Merah Putih di Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi.


Tak hanya membentuk koperasi, dinas ini juga menaruh perhatian serius pada kualitas pengelolanya. Peningkatan kapasitas manajer, juru buku, pengawas koperasi baik koperasi desa maupun koperasi reguler dilakukan secara berjenjang. Bahkan, fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi pengawas koperasi menjadi bukti bahwa tata kelola yang profesional dipandang sebagai kunci keberlanjutan.


Di sisi lain, pengembangan sumber daya manusia juga menyasar wirausaha muda. Mulai dari peningkatan kapasitas penjahit level 1 ke level 2, pelatihan perakitan dan servis lampu LED, hingga kompetensi di bidang jasa kreatif seperti Make Up Artist (MUA) dan Barista Entrepreneur. Program ini menunjukkan keberpihakan dinas pada sektor-sektor usaha yang dekat dengan kebutuhan pasar dan peluang kerja baru.


Aspek perlindungan usaha pun tak luput dari perhatian. Sebanyak 30 pelaku usaha difasilitasi untuk memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sementara kreativitas lokal didorong melalui sayembara batik khas PALI dengan ragam hias relief Candi Bumi Ayu upaya merawat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.


Rangkaian program tersebut menegaskan bahwa kinerja Dinas Koperasi dan UKM PALI sepanjang 2025 tidak berjalan parsial. Dari dapur usaha kecil, ruang koperasi desa, hingga ruang kreatif wirausaha muda, dinas ini berupaya menjahit satu benang merah ekonomi rakyat yang lebih sehat, tertib, dan berkelanjutan.


Dalam konteks menuju satu tahun kerja Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, kerja Dinkop UKM PALI menjadi salah satu penopang penting agenda pembangunan ekonomi daerah tenang, sistematis, dan bertumpu pada penguatan pelaku usaha di level paling dasar.


Terkini