PALI, HPC - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Komisi II, Dwi Septaria SE, melaksanakan kegiatan reses di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (16/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penyerapan aspirasi masyarakat terkait pemulihan ekonomi serta pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Selain sebagai legislator, Dwi Septaria juga menjabat Ketua TP PKK Kabupaten PALI sekaligus Bunda PAUD Kabupaten PALI. Dalam reses tersebut, ia menegaskan kehadirannya tidak hanya sebagai wakil rakyat di bidang ekonomi, tetapi juga sebagai figur yang memiliki tanggung jawab moral terhadap pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Kehadiran saya di sini untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, baik terkait penguatan ekonomi keluarga maupun persoalan PAUD yang masih dihadapi di lapangan,” ujar Dwi Septaria.
Pertemuan ini dihadiri mayoritas kaum ibu yang menyampaikan berbagai persoalan seputar UMKM, akses permodalan, serta kebutuhan pelatihan keterampilan. Menurut Dwi Septaria, pemberdayaan perempuan merupakan kunci dalam memperkuat ekonomi rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain isu ekonomi, sejumlah pendidik PAUD juga menyampaikan keluhan terkait keterbatasan sarana prasarana hingga kesejahteraan guru. Dialog berlangsung terbuka dan interaktif.
“Meskipun secara formal pendidikan berada di bawah dinas terkait, sebagai Bunda PAUD saya memiliki kedekatan emosional. Semua masukan ini akan segera kami tindaklanjuti,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun SH MH, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan, serta berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Provinsi terus diperkuat.
Menanggapi banyaknya permintaan bantuan, Dwi Septaria bahkan menyatakan kesiapannya membantu secara mandiri.
“Insya Allah ke depan saya akan membantu menggunakan dana pribadi. Ini bentuk komitmen agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak sejak usia dini,” tegasnya.
Reses ini diharapkan menjadi jembatan antara kebijakan di tingkat provinsi dengan kebutuhan riil masyarakat di Kabupaten PALI, khususnya dalam penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas PAUD.