Khamis, September 02, 2021, 08:04 WIB
Last Updated 2021-09-02T01:04:13Z
PALI

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Dilaksanakan,Akses Jalan Menuju Sekolah ini Malah Memprihatinkan

Akses menuju Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanah Abang

PALI.Hitspali.com---Pelaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai dilaksanakaan,Rabu (01/9/21).

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTMT adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanah Abang,yang merupakan satu-satunya Sekolah kejuruan di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.

Namun sangat disayangkan hari pertama kegiatan belajar mengajar sejak PPKM skala mikro level 2, Siswa dan Guru harus dihadapkan dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan.

Dimana akses utama menuju sekolah tersebut yang merupakan jalan tanah berwarna kuning dengan kondisi Licin dan berlumpur,sangat menyulitkan siswa dan guru untuk menuju ke sekolah.

Sekolah yang berada di Desa Raja ini sekitar lebih kurang 500 meter lagi belum dilakukan pengaspalan atau cor beton sehingga jalan tersebut sulit dilalui jika di musim penghujan.

Menurut warga sekitar akses jalan tersebut bukan hanya dilalui oleh siswa dan tenaga pengajar saja,tetapi jalan ini juga bisa dikatakan jalan ekonomi rakyat,karna masyarakat yang mayoritas petani juga lewat jalan itu untuk menuju perkebunan.

Niken, salah satu siswa yang dimintai keterangan ketika melintas jalan tersebut mengungkapkan,

"Susah pak jalan rusak begini, Saya tiap hari mau sekolah juga terganggu. Bahkan banyak teman-teman saya yang sering jatuh dari motor karena kondisi jalan yang rusak parah, memang dari persimpangan jalan besar sudah bagus tapi sekitar 500 meter lagi dari sekolah jalan rusak parah" ujar Niken, kepada awak media.

Ia berharap pemerintah secepatnya memperbaiki jalan tersebut sehingga siswa bisa nyaman saat menuntut ilmu.

Sementara itu,Wakil Kepala sekolah, bidang Humas Rilo Pambudi mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan sekolah demi memperbaiki akses jalan ini.

"Mulai dari mengusulkan melalui pemerintah desa setiap tahun sejak tahun 2019, mengajukan proposal ke Dinas PU kabupaten dan sampai pada akhir-akhir ini kita mencoba mengajukan permohonan bantuan ke PT. Pertamina Asset 2 Adera Field untuk memperbaiki sementara akses jalan dengan cara dirapikan, dibuatkan parit dan dilakukan pengerasan dengan batu coral namun masih belum ada tindak lanjut semua,"terangnya.

Rilo berharap, akses jalan yang hanya menyisakan lebih kurang 500 meter yang belum dilakukan cor beton segara dilakukan perbaikan demi kenyamanan, keamanan guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Terkait keluhan ini, awak media sudah berusaha menghubungi  pihak dinas pekerjaan umum bina marga Kabupaten PALI, via WhatsApp guna minta tanggapan dan arahan, namun untuk saat ini semua itu belum didapatkan.(*)