Saturday, November 13, 2021, 09:16 WIB
Last Updated 2021-11-13T02:19:38Z
PALI

BAKEBU Mahakarya dari Negeri Seribu Puyang

Salah satu produk dari Brand BAKEBU

PALI.Hitspali.com --Indonesia merupakan negara agraris. Banyak tumbuh pohon kelapa di negara kepulauan ini.Indonesia menghasilkan kelapa yang cukup banyak yaitu diperkirakan 3 juta ton per tahun.

Limbah tempurung kelapa (batok kelapa) yang dihasilkan sekitar 360 ribu ton per tahun. Namun demikian,pemanfaatan limbah tempurung kelapa belum banyak dilakukan.

Sebagian besar limbah tempurung kelapa dimanfaatkan untuk bahan bakar secara langsung yang dapat meningkatkan polusi udara,karena hasil pembakaran mengandung zat volatil yang cukup banyak.

Lampu dinding dari Brand BAKEBU



Hal tersebut mendorong Sepri Wiranata pratama dan Riki Agusmara,dua pemuda asal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan memanfaatkan limbah batok kelapa menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.

Batok kelapa yang tadinya hanya limbah tak berguna,disulap menjadi karya seni yang bernilai ekonomi.

"Idenya awalnya dari apa yang kita lihat disekitar kita dan kita coba manfaatkan limbah batok kepala yang banyak terdapat di PALI,untuk di jadikan sesuatu yang bermanfaat,"ungkap Sepri saat di jumpai disela-sela pameran Kriya Sriwijaya Home Decoration di Opi mall,Sabtu (13/11/21).

Tak sulit mendapatkan bahan untuk membuat kerajinan batok kelapa, memudahkan Sepri dan Riki menuangkan ide kreatif mereka.

Lampu kamar dari produk BAKEBU

"Untuk saat ini kita baru membuat lampu hias,vas bunga,asbak,alat rumah tangga seperti sendok,garpu dan lain-lain,"terangnya.

Dibawah binaan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten PALI dua pengrajin ditempah agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Dekranasda kabupaten Pali sendiri membina banyak pengrajin.Baik itu pengrajin batok kelapa,pengrajin anyaman bambu, pengrajin batik, pengrajin kain jumputan dan lainnya,"Kata ketua Dekranasda Kabupaten PALI Ir. Hj. Sri Kustina melalui ketua harian Ida Martini.

Selain diberikan alat para pengrajin juga diberikan pelatihan guna menambah ilmu dan mengembangkan kemampuannya.

Stand Dekranasda PALI



"Untuk stand pameran kita kali ini mengangkat tema Kerajinan Ramah Lingkungan dan sekaligus Dekranasda PALI melaunching produk unggulan yaitu BAKEBU,"ungkap Ida Martini yang juga plt Disdaprin Kabupaten PALI.

BAKEBU (Batok Kelapa Buluh/Bambu) merupakan kolaborasi tangan-tangan terampil pengrajin Kabupaten PALI yang menghasilkan mahakarya yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

"Kita konsisten akan terus mensupport para pengrajin dan UMKM di Kabupaten PALI,agar terus berkarya dan semoga BAKEBU mampu bersaing dengan produk lain serta membawa nama baik PALI ditingkat nasional,"tutupnya.

Perlu di ketahui Kriya Sriwijaya Home Decoration Tahun 2021 digelar untuk pertama kalinya di Sumsel.Dimana pameran kriya sriwijaya ini berlangsung dari tanggal 12-14 November 2021 di Opi mall dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan,H.Herman Deru.(dan)

Yuk,mampir ke stand Dekranasda PALI....