Friday, September 9, 2022, 08:21 WIB
Last Updated 2022-09-16T02:11:00Z
DekranasdaNasionalPALIsongketTrending

Ir Hj Sri Kustina Membuka Pelatihan Tenun Songket

Ketua Dekranasda PALI Ir.Hj Sri Kustina didampingi Plt Kadisdagperin Teguh Eko Sutrisno S.kom.I menyerahkan pelakat kepada Rumah Songket Ballezi



Palembang,Hitspali.com - Sebanyak 6 pengrajin tenun songket dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) PALI.


Kegiatan yang dilaksanakan di rumah songket Bellazi di Lorong sawah
Tanggo Buntung Kelurahan 3O Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang Sumatera Selatan,dibuka secara langsung oleh ketua Dekranasda Kabupaten PALI Ir.Hj Sri Kustina Heri Amalindo, Jum'at (9/09/22).


Pelatihan dilaksanakan selama enam hari


Dalam sambutannya Ketua Dekranasda PALI berpesan kepada peserta agar dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga nantinya akan berdampak positif terutama memiliki keterampilan dan dikembangkan dengan membuka kerajinan songket sendiri dikemudian hari.


"Kepada peserta supaya dapat mengikuti kegiatan ini secara tekun dan sabar selama 6 hari, dan juga nantinya setelah pelatihan ini diharapkan peserta dapat menghasilkan tenunan songket yang berkualitas dan bisa bersaing ditingkat nasional pada ajang promosi, pameran dan juga perlombaan," kata wanita yang menjawab sebagai anggota DPR-RI periode 2019–2024.

Peserta merupakan pengrajin kain songket dari kabupaten Pali


Sementara itu Muhaimin pemilik rumah songket Bellazi mengucapkan terimakasih karena rumah songket miliknya sudah di percaya menjadi  tempat para pengrajin kain tenun songket asal kabupaten PALI untuk berlatih.


"Alhamdulillah Rumah Songket Ballezi di percaya untuk tempat pengrajin PALI mendapatkan pelatihan,"Kata Muhaimin.

Peserta diajari membuat motif 


Menurut Muhaimin dirinya tidak akan merasa kesulitan dalam memberikan pelatihan dikarenakan peserta sudah memiliki basic.


"Para peserta sudah memiliki basic dalam tenun songket sehingga tidak begitu sulit bagi kami dalam memberikan pelatihan,tinggal kami memberikan transfer ilmu yang belum mereka dapati dari pelatihan sebelumnya,"ucapnya.


Salah satu peserta pelatihan kain songket Rana Mayasari mengatakan dirinya bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan kain songket.


Peserta juga diajarkan membuat syal dari songket


"Menenun kain songket itu tidaklah mudah,banyak tahapan-tahapannya.Kalau sebelumnya kita dilatih cara menenun kainya kali ini diajari bagaimana membuat motif songketnya"ucap peserta termuda ini.


Tak lupa dirinya mewakili peserta lainnya mengucapkan terimakasih kepada Ketua Dekranasda PALI Ir Hj Sri Kustina telah memberikan kesempatan mengikuti pelatihan kain songket.


"Terimakasih Ibu sri,semoga ilmu yang kami dapat ini mampu kami kembangkan di PALI,"tutupnya.


Pelatihan yang mengusung tema koordinasi,Sinkronisasi dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat (Pelatihan Songket) dihadiri oleh Plt Kadisdagperin PALI Teguh Eko Sutrisno S.kom.i (red).