Rabu, Oktober 11, 2023, 16:49 WIB
Last Updated 2023-10-12T00:16:56Z
DaerahNasional

Heri Amalindo Sukses Tekan Angka Kemiskinan di PALI

 

Terjadi penurunan 0,85% untuk angka kemiskinan dan 0,06 % untuk angka kemiskinan ekstrem | Foto : ist

Keseriusan Pemerintah Kabupaten PALI dalam mewujudkan PALI Sentra Ekonomi Rakyat Agamis Sejahtera Inovatif Nyaman Indah dan Aman (SERASI NIA) kembali menuai hasil positif.


Hal itu terbukti dari rilis yang telah dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kategori angka kemiskinan kabupaten kota tahun 2023.


Dimana dari rilis tersebut, Kabupaten PALI yang dinahkodai oleh Bupati PALI, DR. Ir. H. Heri Amalindo, MM dan Wakil Bupati Drs. H. Soemarjono menempati urutan kedua terendah jumlah penduduk miskin dari 17 kabupaten kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.


Sementara untuk peringkat pertama jumlah penduduk miskin terendah yaitu oleh Kota Pagaralam. Dengan kata lain jumlah penduduk miskin di kabupaten PALI, paling sedikit jumlahnya setelah kota Pagaralam dibanding kabupaten kota lainnya.


Bupati PALI, Heri Amalindo melalui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni, SP MM menuturkan bahwa kabupaten PALI berhasil menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2023.


Tabel angka kemiskinan | Foto : dok. Bappeda PALI


"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak, angka kemiskinan kabupaten PALI kembali menurun. Bahkan dari data BPS jumlah penduduk miskin di Kabupaten PALI tersedikit nomor dua yakni berjumlah 21.720," ujar Jhoni, saat dihubungi media ini.


Ia juga menjelaskan dari surat rilis yang diterimanya, tercatat terjadi penurunan angka kemiskinan di Bumi Serepat Serasan dari tahun 2022 ke tahun 2023 sekarang.


"Data BPS pada tahun 2022, angka kemiskinan kabupaten PALI yakni 11,76 kemudian kemiskinan ekstrem berada di angka 1,05. Sementara pada tahun 2023, kemiskinan kabupaten PALI menurun menjadi 10,91 dan kemiskinan ekstrem kini menjadi 0,99. Artinya terjadi penurunan 0,85% untuk angka kemiskinan dan 0,06 % untuk angka kemiskinan ekstrem," papar Jhoni.


Dalam kesempatan ini, Ia berharap kepada semua pemangku kebijakan dan stakeholder lainnya untuk terus bekerjasama bahu membahu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bumi Serepat Serasan.


"Lewat berbagai program dan inovasi yang dilakukan, kami meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama membangun kabupaten PALI. Mewujudkan visi misi Bupati PALI," pungkasnya.