Iklan

Latest Post

Redaksi HITS PALI
Kamis, Maret 19, 2026, 20:38 WIB
Last Updated 2026-03-19T13:38:47Z
LebaranNasionalTrending

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang dipimpin langsung Menteri Agama | Foto : ist

Jakarta, HPC– Pemerintah melalui Kementerian Agama RI resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.


Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).


“Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenag.


Dalam pemaparannya, Menag menjelaskan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih belum memenuhi kriteria yang ditetapkan. Ketinggian hilal tercatat berada di kisaran 0 hingga 3 derajat, dengan sudut elongasi antara 4 hingga 6 derajat.


Sementara itu, kriteria visibilitas hilal yang digunakan pemerintah mengacu pada kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.


“Secara hisab, data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas MABIMS. Kemenag bersama organisasi dan lembaga lain menetapkan hilal tidak terlihat,” jelasnya.


Penetapan ini didasarkan pada hasil pemantauan hilal yang dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia. Proses rukyatul hilal tersebut melibatkan Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta berbagai instansi terkait.


Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan melaksanakan puasa Ramadan selama 30 hari, sebelum merayakan Idulfitri secara serentak pada 21 Maret 2026.

Terkini