Iklan

Latest Post

Redaksi HITS PALI
Rabu, Juni 03, 2026, 09:07 WIB
Last Updated 2026-06-03T02:08:08Z
LifestyleSejarahTrending

Mengenal Hari Sepeda Sedunia 3 Juni, dari Sejarah hingga Manfaatnya

Sepeda dinilai sebagai moda transportasi yang murah dan mudah diakses oleh berbagai kalangan | Foto : Wikipedia


PALI, HP- Setiap tanggal 3 Juni, masyarakat dunia memperingati Hari Sepeda Sedunia (World Bicycle Day). Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sepeda sebagai alat transportasi yang sederhana, terjangkau, ramah lingkungan, dan menyehatkan.


Hari Sepeda Sedunia resmi ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi yang disahkan pada 12 April 2018. Penetapan tersebut bertujuan mengakui kontribusi sepeda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, kesehatan masyarakat, pendidikan, hingga peningkatan kualitas hidup.


Alasan Hari Sepeda Sedunia Diperingati


Sepeda dinilai sebagai moda transportasi yang murah dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Selain membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, penggunaan sepeda juga dapat menekan emisi gas rumah kaca dan mendukung pelestarian lingkungan.


Dari sisi kesehatan, bersepeda secara rutin mampu meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga kesehatan jantung, serta menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular. Karena itu, banyak pemerintah dan organisasi kesehatan di dunia mendorong masyarakat untuk lebih sering bersepeda.


Sejarah Hari Sepeda Sedunia


Gagasan Hari Sepeda Sedunia berawal dari kampanye yang dipelopori ilmuwan sosial asal Polandia, Leszek Sibilski, pada 2015. Saat itu, ia mendorong pengakuan global terhadap manfaat sepeda melalui kampanye internasional yang mendapat dukungan luas dari akademisi, organisasi masyarakat, hingga sejumlah negara anggota PBB.


Setelah melalui proses pembahasan, Majelis Umum PBB akhirnya mengadopsi resolusi yang menetapkan 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia pada 2018.



Dalam resolusinya, PBB menyebut sepeda sebagai alat transportasi yang sederhana, terjangkau, dapat diandalkan, dan berkelanjutan. Negara-negara anggota juga didorong untuk memasukkan penggunaan sepeda ke dalam kebijakan transportasi, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan.


Relevan di Era Modern


Di berbagai kota besar dunia, penggunaan sepeda terus didorong melalui pembangunan jalur khusus, penyediaan fasilitas parkir, hingga program berbagi sepeda. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat.


Di Indonesia, tren bersepeda juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi, sepeda kini mulai dimanfaatkan sebagai alternatif transportasi untuk perjalanan jarak pendek.


Fakta Singkat Hari Sepeda Sedunia

  • Diperingati setiap 3 Juni.
  • Ditetapkan oleh PBB pada 2018.
  • Bertujuan meningkatkan kesadaran akan manfaat sepeda bagi kesehatan dan lingkungan.
  • Mendukung transportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan.
  • Berawal dari kampanye global yang dipelopori Leszek Sibilski.


Hari Sepeda Sedunia menjadi pengingat bahwa sepeda bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari solusi untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih berkelanjutan. 

Terkini