![]() |
| Dalam ajang tersebut, Puja menghadirkan koleksi busana yang mengangkat wastra khas Kabupaten PALI | Foto : Tika |
Pangkal Pinang, HPC – Talenta muda asal Sumatera Selatan kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat regional. Desainer muda Puja Miranda Panjaitan, S.Tr.Sn. dipercaya mewakili DPC PDI Perjuangan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada ajang Fatmawati Trophy Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Pangkal Pinang, Selasa (22/7/2026).
Dalam ajang tersebut, Puja menghadirkan koleksi busana yang mengangkat wastra khas Kabupaten PALI dengan sentuhan desain modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal. Penampilannya semakin menarik saat koleksi tersebut diperagakan oleh muse muda Chicka Natsya, siswi SMAN 2 Unggulan Talang Ubi dan menghadapi perwakilan 3 Provinsi, lampung, Bangka Belitung, dan Sumsel.
Persiapan menuju kompetisi turut mendapat pendampingan dari Sari Widyawati, A.Md., selaku Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak DPC PDI Perjuangan PALI. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses persiapan hingga pengembangan potensi desainer muda berjalan maksimal.
Penampilan Puja berhasil mencuri perhatian dewan juri dan para tamu yang hadir berkat perpaduan konsep busana kontemporer dengan kekayaan budaya lokal PALI.
Usai tampil, Puja mengaku bersyukur dapat menjadi salah satu wakil Sumatera Selatan dalam ajang tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten PALI yang telah memberikan kesempatan dan dukungan selama proses persiapan.
![]() |
| kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya sekaligus memperkenalkan wastra daerah ke tingkat yang lebih luas. | Foto : Tika |
"Terima kasih atas kesempatan yang sangat berkesan bagi saya menjadi salah satu perwakilan Sumatera Selatan di tingkat regional pada kegiatan Fatmawati Trophy yang menjadi wadah bagi para desainer untuk tampil. Terima kasih kepada DPC PDI Perjuangan PALI yang sudah memberikan kesempatan, pengalaman, serta dukungan yang sangat luar biasa," ujar Puja.
Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya sekaligus memperkenalkan wastra daerah ke tingkat yang lebih luas.
"Alhamdulillah, dengan kesempatan ini semoga bisa memberi motivasi para Gen Z lainnya untuk terus berkarya serta melestarikan wastra daerah Kabupaten PALI," katanya.
Keikutsertaan Puja dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Kolaborasi antara desainer muda dan dukungan berbagai pihak diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi talenta daerah untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui ajang Fatmawati Trophy Regional Sumbagsel, potensi wastra khas Kabupaten PALI kembali diperkenalkan kepada publik, sekaligus menjadi bukti bahwa karya kreatif dari Sumatera Selatan mampu tampil kompetitif di panggung yang lebih luas.(*)



