![]() |
| Rumah yang terbakar diketahui milik VA (47), seorang petani. | Foto : Polsek Talang Ubi |
PALI,HPC – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga di Dusun II, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Senin (13/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah mendapat informasi, personel piket langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman, serta melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi.
"Begitu menerima laporan, kami langsung memerintahkan personel Piket Pawas, SPK, Reskrim, Intel, serta Bhabinkamtibmas untuk mendatangi lokasi kejadian, mengamankan TKP, membantu proses pemadaman, serta melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi," ujar Ardiansyah.
Rumah yang terbakar diketahui milik VA (47), seorang petani. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui warga setelah tercium bau asap yang disusul munculnya kobaran api dari bagian belakang rumah.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sekitar pukul 05.40 WIB. Namun, bangunan semi permanen yang didominasi material kayu membuat api cepat membesar hingga melalap seluruh rumah.
Sekitar pukul 06.00 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab PALI dibantu armada dari Kabupaten Muara Enim tiba di lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kebakaran diduga berasal dari area dapur belakang rumah yang berkaitan dengan penggunaan kayu bakar saat memasak. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan telah lapuk diduga mempercepat penyebaran api.
Selain bangunan rumah, seluruh perabotan ikut hangus terbakar. Sejumlah dokumen penting milik korban seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), ijazah, hingga rapor anak juga tidak sempat diselamatkan.
"Korban tidak membuat laporan polisi dan tidak menuntut pihak mana pun karena menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Korban juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemadaman dan penanganan di lokasi," kata Ardiansyah.
Usai kejadian, korban bersama keluarganya dievakuasi ke rumah orang tuanya di Dusun V, Desa Benuang. Hingga proses monitoring berakhir sekitar pukul 09.00 WIB, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan api, terutama di rumah dengan material yang mudah terbakar.(**)


