![]() |
| Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi KITA dan pembagian rapor bagi mitra Kampung Inggris Tempirai. | Foto : Irpan |
PALI, HPC - Sebanyak 200 peserta Kampung Inggris Tempirai menerima sertifikat dalam Awarding Certificate Ceremony yang digelar di Tempirai, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi KITA dan pembagian rapor bagi mitra Kampung Inggris Tempirai. Acara dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri dari siswa, orang tua, tenaga pengajar, mitra, dan keluarga besar Kampung Inggris Tempirai.
Sebanyak 200 peserta yang menerima sertifikat berasal dari empat camp, yakni Camp Sentral, Talang Ubi, Palembang, dan Penukal.
Acara dibuka oleh Pengawas Yayasan KITA, Mr Awaludin, kemudian dilanjutkan sambutan Founder Kampung Inggris Tempirai, Mr Abri. Peserta juga mendapat demonstrasi penggunaan Aplikasi KITA yang disampaikan Irpansyah dari Kampung Digital Air Itam.
600 Siswa Terdaftar
Founder Kampung Inggris Tempirai, Mr Abri, mengatakan perkembangan lembaga pendidikan bahasa Inggris tersebut terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Saat ini, kata dia, jumlah siswa yang terdaftar telah mencapai lebih dari 600 orang, belum termasuk peserta dari sekolah-sekolah mitra.
Menurut Abri, pemberian sertifikat diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi peserta untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
"Bahasa adalah salah satu pintu untuk membuka peluang di masa depan," ujar Abri.
Dia menilai kemampuan bahasa Inggris semakin penting bagi generasi muda di tengah dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.
Abri juga menyampaikan pesan dari perwakilan Kampung Inggris Tempirai, Kak Yunan, mengenai pentingnya bahasa sebagai dasar komunikasi, kepercayaan, dan kolaborasi.
"Peradaban baru tidak dibangun dengan senjata atau gedung pencakar langit, melainkan dengan bahasa," demikian pesan tersebut.
Aplikasi KITA Diluncurkan
Selain pemberian sertifikat, kegiatan tersebut menjadi momentum peluncuran Aplikasi KITA.
Platform digital itu dikembangkan untuk mempermudah pelayanan kepada siswa dan orang tua, sekaligus meningkatkan transparansi serta komunikasi dalam proses pendidikan.
Irpansyah dari Kampung Digital Air Itam menjelaskan sejumlah fitur utama aplikasi tersebut, di antaranya informasi program dan pendaftaran, pembayaran online, laporan perkembangan belajar, serta sertifikat digital.
Dengan sistem tersebut, orang tua nantinya dapat memperoleh informasi perkembangan belajar anak melalui akun masing-masing tanpa harus selalu datang langsung ke lembaga.
Pengawas Yayasan KITA, Mr Awaludin, mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan antara lembaga pendidikan, siswa, dan orang tua.
"Di era sekarang skill bahasa Inggris sangat dibutuhkan. Anak-anak tidak cukup hanya mendapatkan pembelajaran di sekolah, tetapi juga perlu terus mengasah kemampuan mereka agar siap menghadapi masa depan," katanya.
Dia berharap ke depan terbentuk komunitas belajar yang tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga orang tua.
Perkuat Kolaborasi dengan Mitra
Kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian rapor kepada mitra Kampung Inggris Tempirai.
Kolaborasi dengan mitra dinilai penting untuk memperluas akses pembelajaran bahasa Inggris dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak anak mendapatkan pengalaman belajar.
Dengan jumlah siswa yang telah mencapai lebih dari 600 orang, Kampung Inggris Tempirai menyatakan akan terus mengembangkan pembelajaran bahasa Inggris sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan melalui teknologi digital.
Awarding Certificate Ceremony dan peluncuran Aplikasi KITA pun menjadi langkah baru bagi Kampung Inggris Tempirai dalam memadukan pendidikan, teknologi, dan kolaborasi untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. (Red)

