Iklan

Latest Post

Redaksi HITS PALI
Rabu, April 08, 2026, 14:52 WIB
Last Updated 2026-04-08T10:00:14Z
Kabupaten PALIPance KiteTalang UbiTrending

“Tugas Saya Sudah Selesai”, Ketulusan Miss Rita yang Tak Pernah Usai

Miss Rita bersama sejumlah staf dan warga Gang Masjid mengurus hingga pemakaman | Foto : hitspalidotcom 

Talang Ubi, HPC - Meski tak lagi menjabat sebagai Lurah Talang Ubi Timur, sosok Ritawati Anwar yang akrab disapa Miss Rita tetap menunjukkan kepedulian yang tulus kepada masyarakat yang pernah ia pimpin.


Kini menjabat sebagai Lurah Talang Ubi Barat, Miss Rita masih menyempatkan diri menjaga silaturahmi dengan warga Gang Masjid, Kelurahan Talang Ubi Timur. Hal itu terlihat pada Selasa (8/04/2026), saat ia hadir mengurus hingga proses pemakaman Mbah Kemi, seorang lansia yang hidup sebatang kara.


Bagi warga, kehadiran Miss Rita bukan hal yang mengejutkan. Sosoknya memang dikenal dekat dan peduli sejak lama. Susi, warga Gang Masjid, mengungkapkan bahwa saat masih menjabat sebagai lurah, Miss Rita sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan Mbah Kemi.


“Dari kebutuhan makan sampai saat beliau sakit, Miss Rita yang mengurus. Bahkan beliau pernah memerintahkan stafnya untuk membantu mengganti popok,” ujarnya.


Ia juga menambahkan, selama hidupnya Mbah Kemi memang mendapat bantuan dari berbagai pihak, termasuk para dermawan. Namun, peran Miss Rita menjadi salah satu yang paling berkesan bagi warga.


Tak hanya itu, kepedulian Miss Rita juga terlihat dalam berbagai kegiatan sosial. Ia kerap mengajak masyarakat untuk bergerak bersama, tanpa harus menunggu bantuan pemerintah.


“Pernah ada jalan rusak di lingkungan kami, Miss Rita langsung mengajak warga gotong royong memperbaikinya,” tambah Susi.


Hal senada disampaikan Kiki, mantan RT di Gang Masjid. Ia menilai Miss Rita sebagai sosok pemimpin yang benar-benar hadir untuk masyarakatnya.


“Walaupun sudah tidak menjabat di sini, beliau tetap datang membantu. Bersama Kak Rommi anggota DPRD PALI dan Warga Gang Masjid, beliau ikut mengurus sampai pemakaman Mbah Kemi selesai,” ungkapnya.


Bagi warga Talang Ubi Timur, Miss Rita bukan sekadar mantan lurah. Ia adalah sosok yang meninggalkan jejak ketulusan dan kepedulian yang mendalam.


Kisah ini menjadi pengingat bahwa jabatan bisa saja berakhir, tetapi pengabdian dan kepedulian tidak mengenal batas waktu. Pemimpin yang dekat dengan rakyat akan selalu hidup di hati masyarakatnya.


Semoga keteladanan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin, khususnya di Kabupaten PALI bahwa menjadi pemimpin sejati adalah tentang hadir, peduli, dan memberi tanpa pamrih.

Terkini