![]() |
| Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya Kampung Digital Air Itam membangun ekosistem pembelajaran teknologi yang inklusif dan aplikatif bagi generasi muda. | Foto : dok.KDAI |
PALI, HPC - Komunitas Kampung Digital Air Itam menggelar Workshop Robotik dan Internet of Things (IoT) untuk pelajar di Laboratorium SMP Negeri 7 Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kegiatan berlangsung pada 29-30 Juni 2026 dan ditutup dengan Demo Day pada Sabtu (4/7/2026).
Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya Kampung Digital Air Itam membangun ekosistem pembelajaran teknologi yang inklusif dan aplikatif bagi generasi muda. Selama pelatihan, peserta dikenalkan dengan dasar-dasar robotik, pemrograman (coding) menggunakan simulasi Tinkercad, mikrokontroler Arduino Uno, berbagai jenis sensor, hingga konsep Internet of Things (IoT) melalui metode Project-Based Learning.
Peserta juga diajak mempelajari sejumlah proyek teknologi, seperti Smart Trash Bin, Smart Parking, dan Smart Car Avoidance. Melalui proyek tersebut, siswa diperkenalkan pada penerapan teknologi untuk menyelesaikan persoalan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Founder Kampung Digital Air Itam, Irpansyah, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan teknologi kepada siswa, tetapi juga membangun pola pikir kreatif, logis, dan inovatif.
"Kami ingin anak-anak tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara kerja di balik teknologi tersebut dan memiliki keberanian menciptakan inovasi yang bermanfaat. Harapannya, mereka dapat menjadi generasi yang mampu memberikan solusi bagi berbagai permasalahan melalui teknologi, khususnya di Desa Air Itam," kata Irpansyah.
Ia menilai penguasaan keterampilan di bidang robotik, coding, dan IoT menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Karena itu, Kampung Digital Air Itam berkomitmen menghadirkan berbagai program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Ke depan, komunitas tersebut juga berencana mengembangkan pelatihan di bidang Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), robotik, dan pemrograman guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten PALI.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 7 Penukal, Indah Purnamasari, mengatakan kegiatan robotik menjadi salah satu upaya sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik tanpa terhalang kondisi geografis.
"Sekolah kami berada di tengah perkebunan kelapa sawit dan karet. Namun, kami percaya keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Kolaborasi, semangat belajar anak-anak, serta pendampingan para guru menjadi kekuatan utama dalam melahirkan inovasi," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk belajar, berkarya, dan menciptakan inovasi berbasis teknologi sehingga mampu berkontribusi dalam mendukung transformasi digital Indonesia.(*)


