![]() |
| Tradisi bekarang merupakan aktivitas menangkap ikan secara tradisional yang memiliki nilai kebersamaan dan mencerminkan hubungan masyarakat dengan lingkungan alam. | Foto : Iwan Cheristian |
Palembang, HPC - Prestasi membanggakan diraih fotografer asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Cheristian. Ia berhasil meraih juara III Lomba Fotografi Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumatera Selatan 2026 melalui karya berjudul Pelestarian Tradisi Bekarang di Kabupaten PALI.
Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Selatan 2026 diselenggarakan pada 10–18 Oktober 2026 di Palembang Trade Center (PTC) Mall, Palembang. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan ini menjadi wadah apresiasi sekaligus upaya memperkenalkan dan melestarikan kekayaan seni serta budaya daerah.
Keberhasilan Iwan meraih posisi ketiga dalam kategori fotografi menjadi kebanggaan bagi Kabupaten PALI. Melalui karyanya, ia mengangkat tradisi bekarang yang masih dikenal dalam kehidupan masyarakat setempat sebagai bagian dari warisan budaya lokal.
Tradisi bekarang merupakan aktivitas menangkap ikan secara tradisional yang memiliki nilai kebersamaan dan mencerminkan hubungan masyarakat dengan lingkungan alam. Tradisi ini juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang perlu dijaga agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Angkat Tradisi Bekarang PALI Lewat Karya Fotografi
Bagi Iwan, mengangkat tradisi bekarang melalui fotografi menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten PALI kepada masyarakat yang lebih luas.
Fotografi tidak hanya berfungsi sebagai sarana dokumentasi, tetapi juga menjadi media untuk merekam cerita, mengabadikan aktivitas masyarakat, dan memperlihatkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sebuah tradisi.
Karya Pelestarian Tradisi Bekarang di Kabupaten PALI yang mengantarkannya meraih juara III menjadi salah satu bentuk upaya memperkenalkan identitas budaya daerah melalui karya visual.
![]() |
| Iwan Cheristian | Foto : dok.pribadi |
Iwan Cheristian mengatakan, tradisi lokal seperti bekarang perlu terus diangkat dan diperkenalkan agar keberadaannya tetap dikenal oleh masyarakat, terutama generasi muda.
Melalui karya fotografi, ia berharap kekayaan budaya Kabupaten PALI tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat, tetapi juga semakin dikenal di tingkat provinsi maupun lebih luas.
Catatan: Pernyataan Iwan pada paragraf di atas masih berupa rangkuman naratif, bukan kutipan langsung yang telah terverifikasi. Jika Anda mengirimkan pernyataan asli Iwan dari berita sebelumnya, saya bisa memasukkannya secara akurat tanpa mengubah maksudnya.
Jadi Kebanggaan Kabupaten PALI
Dalam pengumuman pemenang Lomba Fotografi PKD Sumsel 2026, juara pertama diraih Ricky Permana melalui karya Untaian Doa Iringi Ziarah Kubro. Juara kedua diraih Davin Qhiyan Triansyah dengan karya Mandi Kasai, sedangkan juara ketiga diraih Iwan Cheristian dengan karya bertema pelestarian tradisi bekarang di PALI. Adapun juara keempat diraih Harry Sanjaya Putra melalui karya Merangkai Tradisi Tenun Tajung.
Pencapaian Iwan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para fotografer dan generasi muda di Kabupaten PALI untuk terus berkarya, menggali potensi daerah, serta mendokumentasikan berbagai tradisi yang menjadi kekayaan budaya Sumatera Selatan.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian kebudayaan dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk fotografi yang mampu merekam keunikan dan nilai kehidupan masyarakat.
Selamat kepada Iwan Cheristian atas raihan juara III Lomba Fotografi Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Selatan 2026. Semoga prestasi ini menjadi langkah positif dalam memperkenalkan budaya dan potensi Kabupaten PALI kepada masyarakat yang lebih luas.(*)


